Untukku undangan
pesta hari ini
Tak perluku lukis wajah ini
Ku tau kau telah menanti
Saat kau beri ku tawarkan berjuta bingkisan kau tak mau
Ku beri seikat bunga mawar
dan melati
Kado setelah doa untukmu
Tak sabar ku ingin cepat menemuimu
Memberikan apa yang bisa ku berikan
Yang ku cari-cari hembus udaranya tak ada lagi
Sinar wajahnyapun leyap
Ku mencoba memberi hembusan udara dan menciumnya
Sayang dia tak kembali
Ku mencari ku tak mengerti
Sinar dan belaian indah hembusannya tak ku
dapati
Ku lihat setiap yang datang
membawa awan hitam
Terlihat berat dan menjadi hujan yang
membasahi pipi
Tak ku sangka yang tidak di sangka-sangka terjadi
Kegelapan menghampiri hari-hariku
Sinar fajar yang selalu bersinar
Kini tak akan menyapa ku lagi
Malam telah
datang
Fajar telah
menghilang
Sang rembulan menampakan sinarnya
Walau tak
seindah sang fajar
Sang rembulan akan bersinar dalam kegelapan.
No comments:
Post a Comment